Rabu, 05 Mei 2021

Bupati Teken MOU dengan UIN Walisongo Semarang untuk Sesarengan Mbangun Blora


BLORA -  Untuk mewujudkan Blora yang semakin maju dan berdaya saing, salah satu faktor yang mendukung adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Blora membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder agar bisa bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya.

Salah satunya adalah menggandeng beberapa perguruan tinggi. Yang mana pada Rabu siang ini dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan UIN Walisongo Semarang yang dihadiri secara langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Rabu (05/05/2021) bertempat di Ruang Pertemuan Setda Kab. Blora.

Dalam sambutan selamat datangnya, Bupati menyampaikan berupaya sekuat tenaga untuk bersinergi dengan berbagai universitas yang ada untuk mendampingi desa-desa di Blora agar dapat keluar dari garis kemiskinan.

“Potensi Blora luar biasa, selain terkenal sebagai penghasil kayu jati, Blora juga surplus padi dan jagung. Tapi Blora kurang beruntung karena potensi tersebut larinya keluar kota, oleh sebab itu kita ingin membangun dari desa dengan segala potensinya, menjalin sinergi bersama universitas yang ada untuk pendampingan mengolah potensi yang ada di desa sehingga bisa keluar dari angka kemiskinan,” kata Mas Arief, sapaan akrab H. Arief Rohman.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bentuk konkrit kerjasama dengan UIN Walisongo seperti apa agar dirumuskan dengan baik.

“Pola kerjasama seperti apa silakan dijajaki dan ditindaklanjuti oleh Bappeda, bentuk konkritnya seperti apa selain dalam bentuk penerjunan mahasiswa dalam KKN Tematik, kita ingin pendampingan seperti tadi yang saya sampaikan,” lanjut Bupati.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Achmad Arief Budiman, M.Ag  sebagai ketua rombongan UIN Walisongo Semarang menyampaikan terimakasih dan mohon dukungan untuk dapat bersinergi dengan Pemkab Blora.

“Syukur Alhamdulillah..hari ini rombongan kami diterima langsung oleh Bapak Bupati. Kami menyampaikan permohonan maaf dari bapak Rektor yang seharusnya hadir secara pribadi tetapi dikarenakan ada sidang terbuka sehingga berhalangan hadir. Kami berharap untuk dapat bekerjasama membantu Kabupaten Blora untuk memberikan pendampingan untuk desa. Dan kami juga mohon Bapak Bupati, mungkin ada warga Blora berprestasi yang ingin belajar di UIN dapat diberikan beasiswa atau program sejenis dari Pemerintah Kab. Blora,” kata Wakil Rektor.

Setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kab. Blora dengan UIN Walisongo, acara dilanjutkan dengan diskusi singkat bersama UIN Walisongo.

Hadir dalam acara ini Kepala Kemenag Blora, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Bappeda, perwakilan pendamping desa Dinas PMD Blora serta jajaran Bagian Pemerintah Setda Kab. Blora.


Humas Setda

Share:

Pemkab Salurkan Bantuan Alsintan dan Benih Unggul Hortikultura


BLORA -  Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian, Pemerintah Kabupaten Blora pada Rabu siang (05/05/2021), menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) sejumlah 62 unit dan ratusan benih unggul hortikultura kepada sejumlah kelompok tani.

Bantuan Alsintan dan benih unggul diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, SE,M.Si mewakili Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Rabu (05/05/2021) di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Blora.

Adapun rincian bantuan yang diserahkan sejumlah 62 Alsintan meliputi, 47 unit traktor roda dua,  8 unit power threser multiguna, 7 unit corn sheller mobile. Sedangkan bantuan benih unggul hortikultura jambu Kristal 100 batang, kelengkeng 200 batang, pisang 500 batang, jambu air 800 batang, alpukat 250 batang.

Sekda berpesan kepada para kelompok tani yang menerima bantuan  Alsintan tersebut untuk merawat dan menggunakan Alsintan dengan baik.

"Bantuan (Alsintan) yang diserahkan tadi tercatat sebagai barang milik negara. Walaupun nanti sudah diserahkan kepada bapak ibu, kami mohon untuk dipelihara dengan baik, harus dicatat di kelompok sebagai barang yang dikelola oleh kelompok. Harus dikelola dirawat dimanfaatkan dengan baik dan tidak boleh di pindahtangankan” pesan Sekda

Ditegaskan Sekda, bantuan Alsintan yang telah diserahkan pada kelompok tani tersebut tidak boleh di pindahtangankan atau bahkan dijual. Pasalnya, jika bantuan Alsintan tersebut dipindahtangankan dapat menjadi permasalahan hukum di kemudian hari.

Sekda berharap, agar penyerahan Alsintan tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong peningkatan pendapatan petani.

“Alat-alat yang diserahkan tadi dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, jadi kelompok tani yang sebelumnya sewa alat, dengan adanya bantuan ini menjadi tidak perlu sewa lagi, sehingga ada manfaat dari segi ekonomi kelompok tani disitu” sambungnya.

Kepada penerima benih unggul Hortikultura, Sekda menyampaikan agar penanaman tanaman buah-buahan dapat dilakukan secara optimal terutama desa-desa di Blora yang potensial. Sehingga Blora dapat menjadi penghasil buah-buahan yang dikenal luas.

“Untuk penerima benih tadi, kami senang sekali, tadi ada bibit jambu kelengkeng, pisang, alpukat kalau ini semuanya menjadi gerakan semua desa yang berpotensi untuk ditanam seperti itu dan ini menghasilkan buah buahan jadi blora ini jadi lebih terkenal lagi” pesan Komang Gede Irawadi

“Tanaman tadi mohon dirawat dengan baik, Harapan kita bisa mensejahterakan masyarakat dan memiliki manfaat ekonomi” lanjutnya

Adapun rincian bantuan yang diserahkan sejumlah 62 Alsintan meliputi, 47 unit traktor roda dua,  8 unit power threser multiguna, 7 unit corn sheller mobile. Sedangkan bantuan benih unggul hortikultura jambu Kristal 100 batang, kelengkeng 200 batang, pisang 500 batang, jambu air 800 batang, alpukat 250 batang.

Kepala DPKP Blora, Ir. Reni Miharti M.Agr.Bus berpesan bantuan Alsintan seperti halnya traktor roda dua sangat bermanfaat untuk percepatan tanam.

“Bantuan traktor roda dua sangat bermanfaat untuk membantu pengolahan lahan petani sehingga berdampak pada percepatan tanam. Sedangkan bantuan power thresher dan corn sheller memberikan kemudahan pasca panen, terutama pada proses perontokan padi maupun jagung” paparnya

Sebagai informasi, sebelumnya dari APBD Kab. Blora telah disalurkan bantuan Alsintan Combine Harvester Besar (CHB) Merk Maxxi Bimo 11 Plus pada bulan April sebanyak 2 unit ke Poktan Sri Rahayu, Kec.  Kedungtuban dan Poktan Mugi Rahayu, Kec.  Todanan. Selain itu sebelumnya juga telah diserahkan Traktor Roda 4 Merk Changfa sebanyak 2 unit kepada Poktan Wana Rahayu, Kec. Ngawen dan Poktan Margomukti, Kec. Banjarejo.

Ditemui usai menerima bantuan Alsintan, Bendahara Poktan Tirta Jaya, Kec. Blora Juhari (59) menyampaikan rasa terimakasihnya atas bantuan Alsintan berupa traktor roda dua yang diserahkan pada kelompok taninya. Terlebih ada sekitar 67 petani yang tergabung dalam kelompok tani tersebut.

Menurutnya, bantuan traktor roda dua tersebut akan sangat membantu para petani khususnya dalam pengolahan lahan pertanian

“Dengan dibantunya traktor ini sangat bermanfaat dan terbantu sekali bagi kami terutama bagi petani yang sawahnya juga perlu sekali untuk di traktor. Bantuan ini akan kami rawat dan pergunakan sebaik mungkin” ungkapnya

Bantuan Alsintan yang secara simbolis diserahkan pada perwakilan kelompok tani di Halaman DPKP Blora, meliputi traktor roda dua yang diterima oleh Poktan Tirta Jaya, Kec.  Blora dan Poktan Dadi Mulyo, Kec. Bogorejo. Sementara itu, power thresher diterima oleh Poktan Sri Rejeki Kec. Jepon dan Poktan Tani Makmur 2 Kec Japah. Sedankan bantuan corn sheller diterima oleh Poktan Kedungmukti, Kec Tunjungan, Poktan Mulyo, Kec. Sambong.

Selanjutnya bantuan benih unggul hortikultura yang secara simbolis diserahkan kepada Poktan Ngudi Makmur, Kec Jepon berupa jambu Kristal 100 batang dan kelengkeng 50 batang. Poktan Dadi Mulyo, Kec. Jepon bantuan pisang 500 batang, Poktan Sido Dadi 4 Kec Japah  kelengkeng 150 batang, Poktan Tani Maju, Kec Kradenan sebanyak 400 batang jambu air, Poktan Tani Bangkit Kec Todanan sebanyak 250 batang alpukat, dan Poktan Sido Dadi Kec Randublatung sebanyak 400 batang jambu air.

Hadir pada kesempatan tersebut, jajaran DPKP Kab. Blora, sebanyak 35 orang ketua dan bendahara kelompok tani, 13 orang PPL pendamping.


Humas Setda

Share:

Produk UKM Blora Resmi Masuk Toko Modern


BLORA -  Sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) yang masih tetap bertahan di tengah carut marut kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19, terus didukung Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, agar terus berkembang.

Rabu pagi (05/05/2021), Bupati pun meresmikan beberapa produk UKM unggulan untuk mulai dipasarkan di toko modern “INDOMARET”, dengan didampingi Kepala Dindagkop UKM, dan Branch Manager PT. INDOMARCO PRISMATAMA.

Dalam laporan penyelenggaraannya Branch Manager PT. INDOMARCO PRISMATAMA, Lukman Suroko melaporkan ada 11 produk UKM Blora yang masuk ke gerai-gerai Indomaret.

"Syukur alhamdulillah, saat ini sudah ada sebelas (11) produk UKM Blora yang masuk gerai Indomaret seluruh Blora. Produknya luar biasa didukung dengan kemasan yang semakin kreatif, bagus-bagus dan bisa bersaing dengan produk lainnya," kata Lukman.

Lebih lanjut, diharapkan bahwa terobosan ini sebagai wujud dukungan Indomaret bagi UKM Blora di tengah kondisi pandemi untuk terus bergerak.

"Kreatifitas dari teman-teman UKM Blora luar biasa dan harapannya untuk terus ditingkatkan. Sebagai wujud dukungan kami, produk UKM Blora disiapkan rak khusus yang ditempatkan paling depan. Pesan kami, ketika ada lonjakan penjualan, harus siap. Jangan sampai loss of sales," harap Lukman.

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si memberikan apresiasi buat Indomaret atas masuknya produk UKM Blora dalam gerai-gerai Indomaret.

"Terimakasih atas dukungan Indomaret bagi pelaku UKM Blora dengan memberikan tempat tersendiri bagi UKM sehingga pelaku UKM dapat berkembang dan perekonomian masyarakat Kab. Blora semakin meningkat," ungkap Bupati.

Lebih lanjut Bupati menghimbau kepada Dindagkop UKM untuk memberikan pendampingan dan bimbingan kepada pelaku UKM Kabupaten Blora.

"Saya minta agar dinas terkait untuk memberikan bimbingan dan pendampingan agar UKM di Blora semakin maju, dan kualitasnya semakin tinggi. Bagaimana mengurus perizinannya? bagaimana pengemasannya? Sehingga UKM makin naik kelas," tambah Bupati.

“Kami berharap kedepan tidak hanya 11 produk ini saja yang bisa masuk toko modern, namun juga produk lainnya. Semoga langkah awal ini bisa memotivasi pelaku UKM lainnya. Kedepan kami juga ingin agar toko modern lainnya bisa mengikuti langkah ini. Coba Pak Kadis dijalin komunikasi juga dengan toko modern lainnya. Kita memang ingin ramah investor, namun potensi UKM local juga harus kita beri akses dukungan untuk maju bersama,” pungkas Bupati.

Hadir dalam acara launching ini, jajaran Dindagkop Kab. Blora, Pimpinan perbankan yang ada di Blora serta staf khusus Bupati.

Adapun 11 produk UKM yang sudah masuk di Indomaret diantaranya Keripik Tado produksi Omah Tahu Todanan, Walang Goreng Gurih Arieta, Keripik Gedebog Pisang Jepangrejo, Egg Roll Waluh Ngudi Roso, Brownies Kering Coklat Krisna, Stik Waluh Donna, Kecimpring Waluh Pedas Donna, Egg Roll Kacang Ijo Donna, Bagelan Bete’es, Kering Kentang Kacang, dan Serundeng Bandeng Aurel Shafaa Roti.


Humas Setda

Share:

Inilah Imbauan Forkopimda Blora, pada Perayaan Lebaran Idul Fitri 2021

BLORA - 
Menyikapi semakin meningkatnya kegiatan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 2021,  ada beberapa lokasi yang menimbulkan kerumunan masyarakat seperti di Mall, pusat perbelanjaan, pasar, alun alun, serta pusat keramaian masyarakat lainnya.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora  menyampaikan imbauan kepada masyarakat Kabupaten Blora. Rabu, (05/05/2021) seusai pelaksanaan apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di halaman depan Mapolres Blora. 

Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si menyampaikan bahwa pihaknya akan menjalin sinergi dengan Polres dan Kodim 0721/Blora serta instansi terkait lainnya untuk melakukan penertiban protokol kesehatan dilokasi yang menimbulkan kerumunan.

Bupati menyampaikan bahwa sudah ada laporan yang masuk terkait meningkatkan kerumunan masyarakat dibeberapa lokasi yang dikhawatirkan bisa menimbulkan penularan Covid-19.

"Terkait pusat keramaian masyarakat terutama di pusat perbelanjaan, nanti Satpol PP akan dibantu TNI dan Polri untuk melakukan penertiban protokol kesehatan, yaitu pengunjung wajib bermasker, serta diatur ritmenya sehingga tidak menimbulkan penumpukkan kerumunan, khususnya di Mall untuk jam tutupnya juga akan diatur," ungkap  Bupati Blora.

Masih kata Bupati, untuk pelaksanaan ibadah Sholat Idul Fitri 1442 H pihaknya akan segera memerintahkan Camat untuk mengumpulkan Kepala Desa guna menyampaikan imbauan kepada para takmir masjid untuk pengaturan pelaksanaan ibadah Sholat Idul Fitri.

"Pengaturan Sholat Idul Fitri akan diatur agar tidak terfokus pada satu lokasi yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan. Untuk pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada satu desa atau kelurahan akan disebar di Mushola ataupun Masjid setempat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan," jelas Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menyampaikan bahwa Polres Blora telah menurunkan 
254 personil yang akan dibantu oleh pasukan BKO dari Sat Brimob Polda Jateng, serta TNI Kodim 0721/Blora dan instansi terkait lainnya yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2021 dengan tujuan utama adalah untuk menjaga kondusifitas wilayah serta menekan penularan Covid-19.

Adapun selain fokus kegiatan penyekatan diperbatasan, Polres Blora menggandeng Kodim dan Pemkab akan melakukan pendataan terhadap warga pendatang yang masuk di wilayah Kabupaten Blora.

"Kita berdayakan Bhabinkamtibmas, bersama Babinsa dan unsur pemerintah desa untuk melakukan pendataan dan pemantauan terhadap warga pendatang. Tujuannya adalah jika ada warga yang teridentifikasi positif Covid-19 bisa segera kita lakukan tindakan lebih lanjut, sehingga tidak menimbulkan penularan kepada warga lainnya," tandas Kapolres Blora.

Kepada warga Kapolres berpesan agar tak bosan untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan, menjelang lebaran banyak warga yang beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan lebaran salah satunya adalah berbelanja. Kapolres berpesan agar warga tetap berpegang pada 5 M. Yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

"Jika tidak ada keperluan mendesak, tidak usah keluar rumah lebih baik tinggal dirumah fokus ibadah Ramadhan," pungkas Kapolres Blora.

Sementara itu, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE,MM menuturkan bahwa jajaran Kodim 0721/Blora akan mendukung penuh tugas tugas Operasi Ketupat Candi 2021 serta tugas kemanusiaan penanganan Covid-19.

"Kodim 0721/Blora beserta seluruh Koramil jajaran akan mendukung penuh dan akan bersinergi dengan Polres maupun Pemkab Blora. Semoga perayaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 2021 Di kabupaten Blora aman, kondusif dan bebas dari Covid-19," tandas Dandim 0721/Blora. (SYN/Red)


Al-Arief
Share:

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 Polres Blora

BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 Polres Blora. Sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si. Rabu, (05/05/2021), bertempat di halaman depan Mapolres Blora Polda Jawa Tengah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE,MM, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK, Kajari Blora, Ketua Pengadilan Negeri Blora, Danyonif 410 Alugoro, Ketua DPRD Kabupaten Blora atau yang mewakili, Kepala Dinas Atau Instansi terkait, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si membacakan amanat Kapolri Jendral Drs Listyo Sigit Prabowo,M.Si yang intinya bahwa, apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel
maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas
lainnya.

Operasi Ketupat 2021 adalah upaya Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui penyekatan dan
penegakan terhadap protokol kesehatan. Dengan memprioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan.

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam Operasi Ketupat Candi 2021 adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya Covid-19.

Seusai Apel Gelar Pasukan dilanjutkan pemeriksaan sarana dan prasarana Operasi Ketupat Candi 2021 Polres Blora oleh Forkompinda Blora.

Bupati Blora H. Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Jajaran Polres Blora, Kodim, serta instansi terkait lainnya dimana mulai tanggal 06 Mei sampai 17 Mei kedepan akan melaksanakan tugas dalam Operasi Ketupat Candi 2021 untuk menjaga kesehatan serta kondusifitas kabupaten Blora.

"Kami Ucapkan terima kasih kepada Polres, Kodim dan yang lainnya dimana akan melaksanakan Operasi Ketupat Candi 2021 untuk menjaga masyarakat kabupaten Blora," ucap Bupati Blora.

Kemudian mengenai peningkatan aktifitas masyarakat dipusat perbelanjaan ataupun titik keramaian masyarakat lainnya menjelang lebaran, Bupati Blora membeberkan bahwa Pemkab Blora akan menjalin sinergi dengan Polres dan Kodim 0721/Blora untuk melakukan penertiban protokol kesehatan.

"Terkait pusat keramaian masyarakat terutama di pusat perbelanjaan, nanti Satpol Pp akan dibantu TNI dan Polri untuk melakukan penertiban protokol kesehatan, yaitu pengunjung wajib bermasker, serta diatur ritmenya sehingga tidak menimbulkan penumpukan kerumunan, khususnya di Mall untuk jam tutupnya juga akan diatur," beber Bupati Blora.

Bupati melanjutkan bahwa sudah ada laporan masuk terkait peningkatan kerumunan dipusat keramaian masyarakat seperti di Alun Alun, Lapangan Kridosono serta Taman Seribu Lampu Cepu.

"Untuk pusat keramaian seperti Alun Alun, Lapangan Kridosono dan Taman Seribu Lampu kita minta untuk ditertibkan, khususnya pada saat malam sabtu dan malam minggu mulai pukul 22.00 wib akan ditertibkan," tambah Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan bahwa dalam kegiatan Operasi Ketupat Candi 2021 ini, Polres Blora akan mendirikan lima posko, yaitu 3 Pos Pengamanan (Pos Pam) terdiri dari Pos Pam Gagakan Kecamatan Kunduran, Pos Pam Simpang Tiga Wulung Randublatung dan Pos Pam Desa Ngampel Kecamatan Blora. Serta satu Pos Pelayanan, (Posyan) yaitu di Alun Alun Kabupaten Blora. Sementara itu titik fokus akan dilakukan di Pos Penyekatan yang ada diperbatasan Cepu - Jawa Timur tepatnya di Pos Penyekatan Ketapang.

"Kita dirikan 5 Posko, yang terdiri dari 3 Pospam, 1 Posyan dan 1 Pos Penyekatan, dalam kegiatan ini kita fokuskan pada Pos penyekatan di Ketapang, selain itu juga kita antisipasi titik titik keramaian seperti di Mall, Pusat perbelanjaan, Alun alun, Lapangan Kridosono, Taman seribu Lampu dan tempat tempat lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan warga," ungkap Kapolres Blora.

Masih tambah Kapolres, selain kegiatan di Pospam, petugas Polres Blora melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa dibantu oleh unsur pemerintah desa telah melakukan pendataan terhadap warga pendatang yang masuk diwilayah kabupaten Blora.

"Kalau ada pemudik yang datang kita sekat diperbatasan, selain itu kita telah datakan warga yang datang atau pemudik di desa atau kelurahan melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa dan aparat pemerintah desa untuk antisipasi jika warga pendatang tersebut positif Covid-19," pungkas Kapolres Blora.

Untuk diketahui, dalam Operasi Ketupat Candi 2021 ini Polres Blora melibatkan 254 personil yang akan dibantu oleh pasukan BKO dari Sat Brimob Polda Jateng, serta TNI Kodim 0721/Blora dan instansi terkait lainnya.


Al-Arief

Share:

Selasa, 04 Mei 2021

Antisipasi Kejahatan Jalanan Jelang Lebaran, Polisi Blora Gencarkan Patroli Motor Bersenjata

BLORA -  Untuk antisipasi kejahatan jalanan dibulan puasa dan menjelang lebaran, Satuan Sabhara Polres Blora Polda Jawa Tengah meningkatkan patroli bermotor dan bersenjata di wilayah rawan tindak kejahatan, Selasa, (04/05/2021 ). Satuan Sabhara yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Blora, Iptu Isnaeni,SH,MH melaksanakan patroli bermotor bersenjata dengan rute patroli di daerah batas kota yang sepi dan daerah rawan kejahatan lainnya.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Sabhara Iptu Isnaeni mengatakan langkah ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di jalan raya terutama menjelang hari lebaran.

"Patroli bermotor dan bersenjata ini adalah salah satu tindakan pencegahan untuk mengurangi timbulnya kejahatan, terutama kejahatan di jalan raya, apalagi menjelang lebaran aktifitas masyarakat semakin meningkat” ungkap Kasat Sabhara Polres Blora.

Menurutnya, patroli sudah menjadi agenda rutin dari kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, namun demikian menjelang lebaran lebih ditingkatkan.

“Kita lakukan secara berkelanjutan baik di perbatasan wilayah sepi maupun di wilayah yang ramai dengan kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Langkah ini dilakukan, lanjut Kasat Sabhara, mengingat dinamika kegiatan masyarakat yang makin hari semakin sibuk dan arus lalu lintas yang semakin padat menjelang Idul Fitri 1442 H, sehingga menimbulkan suatu kerawanan tersendiri seperti rawan macet dan rawan tindak kejahatan. Terutama kejahatan jalanan yang perlu diantisipasi.

"Dengan adanya patroli di tempat tempat rawan diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.


Al-Arief
Share:

TNI Polri Di Kradenan Blora, Pantau Pembagian BLT Dana Desa Tahap III

BLORA -  Polres Blora Polda Jawa Tengah bersama Kodim 0721/Blora melaksanakan pemantauan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap III.

Salah satu pemantauan dilakukan di wilayah kecamatan Kradenan Kabupaten Blora. Selasa, (04/05/2021). Seperti yang dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas desa Nginggil Polsek Kradenan Aipda Maskan dan Babinsa Koramil Sertu Rusdi melakukan pemantauan pembagian bantuan sosial di desa setempat.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Kradenan AKP Lilik Eko Sukaryono,SH,MH mengungkapkan bahwa pemantauan tersebut dilakukan untuk antisipasi gangguan kamtibmas serta untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

AKP Lilik menambahkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu sinergitas TNI Polri diwilayah dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Kradenan, terutama saat bulan Ramadhan.

“TNI Polri bersama pemerintah Kecamatan Kradenan selalu berjalan berdampingan, tujuan utama adalah untuk menjaga kondusifitas wilayah, serta untuk antisipasi kerumunan saat pembagian BLT Dana Desa untuk antisipasi penularan Covid-19,” tandas Mantan Kapolsek Kunduran ini.

Adapun menurut data di lapangan jumlah bantuan yang disalurkan di desa Nginggil hari kepada 24 keluarga penerima manfaat.

“Selain menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa tak bosan menyampaikan imbauan Kamtibmas yaitu mengajak warga membiasakan 5 M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas,” lanjut AKP Lilik.

Masih tambah AKP Lilik, menjelang perayaan Lebaran tahun 2021, tak bosan petugas TNI Polri memberikan sosialisasi tentang kebijakan pemerintah terkait larangan mudik untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

"Kita ajak masyarakat yang mempunyai keluarga diperantauan, untuk sementara agar menunda mudik. Mungkin jika rindu atau ingin silaturahmi bisa lewat video call saja," tambah AKP Lilik.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa saat penyaluran BLT DD tersebut mendapat tanggapan positif dari Kepala Desa Nginggil, Darno.

Kepala Desa mengatakan dengan adanya aparat TNI, Polri dan dari petugas Kecamatan, kegiatan berjalan aman dan lancar, tentunya warga merasa lebih tenang. “Kami ucapkan terima kasih atas keaktifan Polsek dan Kecamatan serta Koramil Kradenan, sehingga warga merasa lebih tenang” ungkap Kepala Desa Nginggil.


Al-Arief
Share:

Pimpin Rakor Ekuinda, Bupati ingin Idul Fitri Berjalan Aman dan Sehat di Tengah Pandemiz

BLORA -  Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Selasa pagi (04/05/2021) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ekonomi Keuangan dan Industri Daerah (Ekuinda), dan evaluasi kesehatan dengan jajaran Forkopimda, MUI, Kemenag, dan OPD stakeholder terkait lainnya.

Bertempat di Ruang Pertemuan Setda Blora, rapat dihadiri Wakil Bupati, Dandim, Wakapolres, Kajari, dan Ketua DPRD. Ada beberapa aspek yang menjadi perhatian Bupati Arief Rohman dalam rakor ini, di antaranya adalah kesehatan, kebutuhan bahan pokok, keuangan, infrastruktur, dan lokasi sholat Ied.

Meskipun Pemerintah Pusat melarang masyarakat untuk mudik, namun Bupati Arief Rohman memperkirakan tetap akan ada banyak perantau yang mudik ke Blora. Untuk itu, Arief Rohman meminta kepada seluruh stakeholder untuk memperhatikan hal tersebut dengan baik.

“Untuk masa mudik tahun ini, dimana pandemi Covid-19 belum juga berakhir, kita perlu menentukan langkah-langkah yang tepat. Hal ini penting untuk memastikan kesehatan masyarakat, dan terpenuhinya kebutuhan pokok bagi masyarakat. Kita ingin agar Lebaran Idul Fitri nanti berlangsung aman dan sehat,” terang Arief.

“Saya minta para Camat beserta Forkopimcam, Kades, dan Satpol PP untuk memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Terutama di tempat ibadah, pasar, dan pertokoan. Tolong diatur, jangan sampai ada kerumunan,” lanjutnya.

Bupati Arief Rohman juga menekankan agar kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri diperhatikan ketersediaannya. Dia juga meminta agar harga-harga kebutuhan pokok stabil terjangkau.

“Untuk perbankan, saya minta untuk menyediakan uang-uang baru. Karena biasanya kebutuhan akan uang baru di saat Idul Fitri itu meningkat tajam. ATM-ATM juga pastikan agar selalu terisi,” tambahnya.

Kompol Dr. Rubiyanto, selaku Wakapolres yang hadir mewakili Kapolres Blora menyatakan bahwa momentum lebaran adalah momen di mana masyarakat berkumpul dalam jumlah besar. Maka dari itu, pihaknya meminta adanya sinergi antara Polres, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dalam menghadapi pemudik. Melalui sinergi ini, diharapkan kesehatan dan keamanan masyarakat lebih terjaga.

Senada dengan Wakapolres, Dandim 0721/Blora, Letkol Inf. Ali Mahmudi mengatakan bahwa perlu adanya dukungan dari seluruh stakeholder dalam rangka pengamanan wilayah terkait Covid-19.

“Memang Blora tidak terlalu tinggi kasusnya, tetapi setiap hari selalu ada tambahan kasus. Ini yang harus diperhatikan,” terang Ali Mahmudi.

Dari rakor ini, dihasilkan keputusan bahwa pelaksanaan Sholat Ied 1442 H akan tetap dilaksanakan namun tidak hanya dipusatkan di 1 titik, melainkan juga dilaksanakan di masjid-masjid desa/kampung hingga musholla. Ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kerumunan saat pelaksanaan Sholat Ied.

Sedangkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, akan dilakukan penambahan ruang isolasi di RSUD Blora dan Cepu. Pihak petugas keamanan juga terus melakukan penjagaan di pos perbatasan dan menggalakan pendataan pemudik mulai dari tingkat desa.

Rakor ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Blora, BUMN/BUMD, ormas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. 

Humas Setda
Share:

Bupati jajaki Kerjasama Budidaya Sorgum di Kabupaten Blora

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si didampingi Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM pada Senin siang (03/05/2021) kemarin, menjajaki kerjasama dengan PT Amari Teguh Wisesa untuk budidaya tanaman Sorgum di Kabupaten Blora, di Ruang Rapat Bupati.

Agenda diawali dengan pemaparan dari Direktur Operasional PT Amari Teguh Wisesa, Nanang Basuki. Dirinya menjelaskan bahwa Sorgum adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan untuk sumber pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri.

“Karakteristik tanaman ini tahan banting di lingkungan terendam air, kering, atau tanah berbatu. Minim pemupukan dan tahan hama dan penyakit. Selain itu pada seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan,” ucapnya.

Selanjutnya, Nanang turut memaparkan bahwa kegunaan Sorgum selain untuk menghasilkan beras sorgum, tepung atau kecap sorghum, nira/gula, juga dapat digunakan untuk pakan ternak dengan kandungan gizi yang baik.

Dikatakannya, PT Amari Teguh Wisesa siap untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah Blora.

“Kerjasama ini nantinya berupaya untuk pemberdayaan lahan tandus dan marginal sehingga bernilai ekonomis, pemberdayaan masyarakat utamanya petani, meningkatkan produktivitas sapi ternak, meningkatkan pendapatan asli daerah, mendukung program Pemda Blora dan sebagai salah satu program ketahanan pangan,”  terangnya

Nanang menjelaskan, ada dua skema kerjasama yang ditawarkan yakni skema A investasi dan skema B Plasma.

“Skema A yakni investasi meliputi persiapan lahan, penyediaan bibit dan pupuk, proses budidaya, produksi dan pengolahan pasca panen. Sedangkan skema sistem Plasma, nantinya lahan milik masyarakat dan PT Amari menyediakan bibit, pupuk dan melakukan pendampingan budidaya, dan membeli hasil panen dari masyarakat,” jelasnya.

Bupati Blora menyambut baik adanya tawaran kerjasama budidaya Sorgum di Kabupaten Blora. Terlebih, tanaman Sorgum memiliki banyak manfaat.

“Turunannya dari tanaman ini banyak sekali produknya, kita harapkan tanaman ini nanti bisa dibudidayakan dengan baik di Blora,”  jelas Bupati Arief.

Bupati Arief juga mendorong agar sebagai langkah awal dapat disiapkan lahan untuk diuji coba tanamkan.

“Kita memang harus ada percobaan lahan demplot dulu nanti seperti apa hasilnya dan kalau menjanjikan nanti baru dimasifkan,” kata Bupati

Termasuk, ketika nanti skema kerjasama dapat memberikan keuntungan dan manfaat bagi petani maka para petani akan semakin mudah untuk diajak membudidayakan Sorgum.

“Kita juga harus nanti bisa meyakinkan petani, kalau petani diajak kerjasama dan secara ekonomi masuk,  maka nanti petani akan berbondong-bondong menanamnya,” tambah Arief Rohman.

Bupati mengungkapkan, terkait langkah selanjutnya Pemkab Blora melalui dinas terkait akan menjalin koordinasi lebih lanjut dengan Perhutani dan PT Amari.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kab. Blora, Lilik Setyawan mengungkapkan bahwa sebelumnya penanaman Sorgum pernah dilakukan di Kabupaten Blora dan dapat tumbuh dengan baik.

“Di Blora ini dulu pernah ditanami, kesesuaian lahannya baik, bisa ditanam dan dipanen hasilnya lumayan bagus. Hanya saja kendalanya yang pernah dialami terkait pemasaran,” kata Lilik

Pihaknya berharap skema kerjasama yang ditawarkan PT Amari Teguh Wisesa diharapkan output atau pemasaran produk dapat lebih optimal.

“Kalau nanti konsepnya bagus kemitraan kami juga siap menawarkan petani untuk model Plasma,  kalau mau kemitraan bisa di demplotkan seluas 10 hektar bahkan mungkin lebih kita juga siap,” tambahnya

Pada kesempatan tersebut, hadir mendampingi Asisten II Sekda Blora, Adm Perhutani Blora, Adm Perhutani Randublatung, Staf Khusus, Bappeda, BPPKAD, Kabag Perekonomian.


Humas Setda
Share:

Bupati ingin Pemkab Manfaatkan Energi Ramah Lingkungan Dimulai dari MPP

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP.,M.Si berkeinginan untuk menggunakan energi surya yang ramah lingkungan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.

Hal tersebut diungkapkan Bupati saat memimpin rapat dengan jajaran PT Watala, yang bergerak di bidang Panel Surya, Senin kemarin (03/05/2021) di Ruang Rapat Bupati Blora.

Sebelum menerapkan PLTS secara luas kedepannya, Bupati berharap agar dapat diterapkan terlebih dahulu di Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Jadi memang kita ada rencana untuk memanfaatkan PLTS energi yang ramah, kita coba dulu di MPP nanti kalau bisa tim ini diajak ke MPP meninjau kira-kira pemasangan instalasinya kemudian penyesuaian lainnya seperti apa perlu anggaran berapa,” katanya.

Dikatakannya, MPP merupakan salah satu ikon Pemkab Blora yang akan segera di launching. Arief Rohman pun meminta agar jajarannya segera berkoordinasi terkait teknis dan lebih rinci dengan PT Watala.

Sementara itu, Kepala Kepala Bidang Fisik Dan Prasarana Bappeda Kab. Blora, Pujiariyanto mengungkapkan kebutuhan akan listrik di Pemkab Blora cukup besar. Pihaknya mencontohkan terkait biaya untuk Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Semisal untuk PJU saja di 7000 titik setiap tahun itu kita bayar listrik sekitar 5,5 Miliar” jelasnya.

Dikatakannya, termasuk kebutuhan di tiap perkantoran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Blora yang membutuhkan anggaran untuk biaya listrik banyak.

“Kalau nanti hitungan secara rinci (penggunaan energi surya) bisa menghemat secara signifikan, bisa menurunkan biaya kita untuk listrik misal setengahnya, dan biaya investasi dapat BEP dalam waktu dekat mungkin nanti kita bisa pilih” jelas Puji

Pihaknya pun mendorong agar penerapan PLTS dapat dimulai dari MPP terlebih dahulu.

“Kita mulai dari MPP,  bisa kita coba disitu terlebih dahulu sebelum untuk PJU dan lainnya. Kalau disitu berhasil nanti saya yakin dapat dikembangkan di lainnya” ungkapnya

Sementara itu Managing Director Watala, Mada Ayu Habsari mengungkapkan bahwa dengan penggunaan panel surya dapat mengurangi biaya untuk listrik. Salah satunya dapat diterapkan di gedung-gedung, sehingga dapat mengurangi biaya operasional dan mampu melakukan penghematan.

Setelah pemaparan secara detail oleh PT Watala, dilanjutkan dengan diskusi dan ditindaklanjuti dengan koordinasi secara teknis antara Jajaran Pemkab Blora.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Blora, Asisten II Sekda, perwakilan BPKAD, Bappeda, Dinrumkimhub, Kabag Perekonomian. 


Humas Setda
Share:

Latest

Sate Blora Juga Disuguhkan di 'Mangkunegaran Makan-Makan' Solo

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kuliner khas Blora, utamanya sate ayam dan kambing ikut tampil di  “Mangkunegaran Makan-Makan”,  yang digelar sel...

Total Pageviews

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labels

Health

SELANJUTNYA »

Lensanow hanyalah rangkaian teks tersusun dengan huruf masakini, hingga jadi terbaik penyusun huruf sedunia.