Senin, 17 Mei 2021

Bhabinkamtibmas Polsek Jiken Polres Blora Bersama Babinsa, Ingatkan Warga Disiplin Prokes

BLORA - Bhabinkamtibmas Desa Ketringan Polsek Jiken Polres Blora Polda Jawa Tengah Bripka Nyamat Ari Widodo,ST bersama Babinsa Serka Sutoyo menyambangi warga binaan, Senin, (17/05/2021).

Dalam sambang tersebut Bhabinkamtibmas dan Babinsa menyampaikan imbauan kamtibmas serta mengingatkan warga agar tidak teledor terhadap protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Bhabinkamtibmas Bripka Nyamat menyampaikan pesan kepada warga agar waspada terhadap kebakaran, apalagi dimusim kemarau seperti ini. Sebagian besar warga desa Ketringan adalah petani, dimana banyak warga yang merawat hewan ternak seperti kambing ataupun sapi. 

Sudah menjadi kebiasaan bagi warga untuk menghangatkan sapi atau untuk mengusir nyamuk, warga menyalakan  perapian atau yang disebut bediang disekitar kandang sapi. Hal itulah yang bisa menimbulkan kerawanan kebakaran.

"Kita imbau warga agar saat membakar bediang jangan ditinggal, tapi harus diawasi karena rawan menyebabkan kebakaran. Apalagi sebagian besar rumah penduduk warga adalah dari kayu," kata Bripka Nyamat.

Bripka Nyamat menambahkan, saat warga keluar rumah untuk menjalankan aktifitas sehari hari ia berpesan agar jangan lupa mematikan kompor ataupun kran air demi keamanan.

"Sebelum meninggalkan rumah, cek dulu isi rumah jangan sampai ada api yang masih menyala," tandas Bripka Nyamat.

Sementara itu, Babinsa Serka Sutoyo menegaskan kepada warga perihal disiplin protokol kesehatan, dimana pasca lebaran warga mulai bosan terhadap protokol kesehatan.

"Kepada warga, jangan bosan memerapkan disiplin protokol kesehatan, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. Lakukan 5 M. Yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas," beber Serka Sutoyo. 



Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Sambangi Wisata Air, Polres Blora Imbau Pengelola dan Pengunjung Awasi Anak - Anak

BLORA - Untuk antisipasi kejadian yang tidak di inginkan seperti korban hanyut atau tenggelam, Polres Blora Polda Jawa Tengah intensif menyambangi obyek wisata air. Seperti yang dilakukan oleh Anggota Satuan Sabhara Polres Blora yang tergabung dalam Satgas OKC 2021 Polres Blora, Senin, (17/05/2021).

Satu regu Sat Sabhara dipimpin oleh Kasat Sabhara Iptu Isnaeni,SH,MH patroli dialogis menyambangi obyek vital dan lokasi wisata yaitu di wisata air Water Splash Taman Sarbini serta di Kolam renang Tirtonadi. Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Sabhara Iptu Isnaeni mengungkapkan bahwa selain untuk antisipasi tindak kriminal dipusat keramaian, kehadiran petugas patroli sekaligus menyampaikan imbauan kepada pengelola dan pengunjung lokasi wisata agar memprioritaskan keselamatan, terutama untuk anak anak agar betul betul diawasi saat bermain air atau berenang.

"Patroli untuk mencegah tindak kriminal, selain itu kita imbau agar masyarakat melakukan pengawasan kepada anak anak, terutama saat berenang," ucap Iptu Isnaeni.

Mantan Kapolsek Todanan ini menambahkan bahwa saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, untuk itu tak bosan pihaknya mengingatkan kepada pengelola wisata agar menerapkan disiplin protokol kesehatan dilokasinya.

"Yang jelas harus memperhatikan disiplin protokol kesehatan, seperti menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer serta bisa menjaga jarak fisik," pungkas Iptu Isnaeni. 



Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Minggu, 16 Mei 2021

Petugas Gabungan Di Blora Jaga Kawasan Wisata Waduk Tempuran, agar pengunjung hindari Kerumunan

BLORA - Menyikapi terjadinya peristiwa di Obyek Wisata Kedung Ombo diwilayah kabupaten Boyolali yang sampai memakan korban jiwa karena perahu wisata yang tenggelam. Petugas gabungan di Blora Jawa Tengah memperketat penjagaan di obyek wisata, Minggu, (16/05/2021).

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Blora dan Kodim 0721/Blora secara intensif melakukan patroli dan penjagaan di lokasi wisata. Salah satunya adalah di kawasan wisata waduk tempuran yang terletak di desa Tempuran Kecamatan Blora. Penjagaan diperketat karena saat liburan seperti ini obyek wisata yang terkenal dengan kuliner ikan bakarnya ini ramai dikunjungi.

Selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas seperti curanmor, copet atau jambret kehadiran petugas juga menyampaikan imbauan protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan bahwa ia tidak mau underestimate dengan situasi Blora yang relatif aman dan kondusif. Salah satu yang harus diwaspadai adalah titik titik kumpul warga yang dikhawatirkan bisa memunculkan kluster baru Covid-19.

"Petugas gabungan TNI Polri bersinergi untuk antisipasi tindak kriminal serta untuk mencegah pelanggaran protokol kesehatan," kata Kapolres Blora.

Bahkan karena lokasi wisata Tempuran berada di Waduk yang dalam, petugas menegaskan kepada pengelola agar memperhatikan keselamatan dari para pengunjung apalagi anak anak.

"Kami sampaikan agar pengelola memperhatikan keselamatan dari pengunjung. Jangan sampai terjadi hal hal yang tidak diinginkan," pungkas Kapolres Blora.

Terlihat petugas gabungan menyisir lokasi parkir serta stand stand makan yang ada diwaduk Tempuran sambil memberikan imbauan kepada warga.

Rudi, salah satu pengunjung Kafe Tempuran mengapresiasi kehadiran petugas tersebut.

"Kami ucapkan terima kasih kepada aparat, yang telah memberikan imbauan. Apalagi kaitannya dengan keselamatan keluarga," ucap warga kecamatan Jepon yang berkunjung ke waduk tempuran bersama keluarganya. 


Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Polres Blora tempeli Stiker OKC, bagi Kendaraan yang lengkap dokumen di Perbatasan Cepu

BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora Polda Jawa Tengah terus melakukan kegiatan penyekatan di Pos Perbatasan Cepu - Jawa Timur, Minggu, (16/05/2021). Hal tersebut dilakukan untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Blora.

Hingga hari ini petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Blora, Kodim 0721, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya masih berjaga - jaga di Pos Penyekatan Ketapang Cepu.

Petugas gabungan tersebut masih melakukan penyekatan terutama kendaraan berplat nomor luar kota Blora yang melintas. Terkini petugas yang berjaga melakukan penempelan stiker terhadap kendaraan yang telah diperiksa dan  sudah lengkap dokumennya. Baik dokumen kendaraan, lisensi pengemudi ataupun surat ijin mengemudi dan dokumen kesehatan lainnya.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto,SH,MH mengungkapkan bahwa pasca Lebaran Idul Fitri 1442 H, petugas gabungan yang terlibat sprint Operasi Ketupat Candi (OKC) 2021 masih terus melaksanakan tugas di Pospam yang ada.

Lebih lanjut Kasat Lantas menjelaskan bahwa salah satu yang harus diantisipasi adalah munculnya kerumunan masyarakat serta kedatangan para pemudik pasca lebaran dan arus balik yang harus terus dipantau untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Petugas gabungan masih terus berjaga, harapannya adalah tidak muncul Kluster baru Covid-19 yang ditularkan melalui pemudik ataupun kluster keramaian masyarakat," kata Kasat Lantas.

Mantan Kasat Sabhara Polres Klaten ini menegaskan bahwa selain melakukan penyekatan di Pos Pam, Petugas gabungan juga melakukan pengecekan terminal dan agen travel untuk memastikan penumpang memenuhi syarat kelengkapan administrasi meliputi, surat izin keluar masuk ( SIKM), Rapid antigen/genose.

Pada kesempatan itu, warga asal Bojonegoro yang kebetulan melintas, Darwanto merasa senang ada pemeriksaan di perbatasan Jawa tengah - Jawa Timur, pada musim lebaran tahun ini masih pandemi, ada Virus Corona. 

"Semoga lebaran tahun depan sudah normal, sehingga kita berlebaran nyaman, aman dan tertib," ucap Darwanto sembari starter kendaraannya untuk lanjutkan perjalanannya. 


Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Sabtu, 15 Mei 2021

Berikan Imbauan Tidak Jual Petasan, Polisi Di Blora Sambangi Pedagang Kembang Api

BLORA - Untuk mencegah peredaran mercon atau petasan di wilayah hukum Polres Blora Polda Jawa Tengah, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK berdayakan anggotanya di 16 Polsek jajaran, untuk sambang menyampaikan imbauan kepada pedagang kembang api agar tidak menjual petasan.

Seperti yang dilakukan oleh Anggota Polsek Ngawen Polres Blora, Jumat, (14/05/2021) malam tadi melaksanakan patroli dan memberikan imbauan kepada pedagang penjual kembang api yang ada di kawasan pasar Ngawen.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Ngawen AKP Sunarto,SH mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan masyarakat tidak terganggu oleh suara petasan serta mencegah adanya jatuh korban akibat bermain petasan tersebut.

“Pada kegiatan malam ini, petugas patroli melakukan pendataan dan pengecekan terhadap penjual kembang api yang dimungkinkan juga kedapatan menjual petasan atau mercon yang punya daya ledak,” kata Kapolsek Ngawen AKP Sunarto.

“Dalam kegiatan ini kita cek dan kita data, apakah para pedagang menjual petasan atau hanya kembang api saja dan hasil pengecekan dari sejumlah pedagang kembang api tersebut tidak ditemukan menjual petasan,” ucap Kapolsek Ngawen.

Masih tambah Kapolsek, setelah diadakan pengecekan kemudian petugas memberikan imbauan kepada para pedagang penjual kembang api tersebut agar tidak menjual petasan

Suwarno Ahmad, salah satu penjual kembang api dan beberapa penjual kembang api lainnya di pasar Ngawen mengatakan sangat senang karena telah dikunjungi serta diingatkan petugas, mereka sepakat akan mentaati apa yang menjadi imbauan dari Kepolisian dan tidak akan menjual petasan atau mercon.

“Kami merasa senang telah diingatkan oleh bapak polisi dari Polsek Ngawen dan kami sepakat akan mentaatinya dan tidak akan menjual petasan atau mercon,” ucap warga Kedungsatrian Ngawen ini. 


Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi Covid-19, Petugas Gabungan Bubarkan Pentas Barongan di Todanan Blora yang tidak Berijin dan Menimbulkan Kerumunan

BLORA - Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Todanan Polres Blora, Satpol PP dan Koramil Todanan Kodim 0721/Blora membubarkan pentas seni Barongan yang digelar di desa Kajengan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, Jumat, (14/05/2021).

Pentas seni barongan tersebut menyedot animo banyak warga hingga akhirnya menimbulkan kerumunan masyarakat. Sangat disayangkan karena situasi saat ini masih dalam pandemi Covid-19. Untuk itulah Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK didampingi Wakapolres Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si mendatangi lokasi langsung dan meminta kepada panitia agar menghentikan pentas barongan tersebut.

Hadir dalam pembubaran kegiatan tersebut Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek Todanan, Danramil dan Camat Todanan serta petugas gabungan Polsek, Satpol PP dan Koramil.

"Kami berikan edukasi dan pemahaman, bahwa pelarangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan dimasa pandemi, semata mata adalah untuk kesehatan dan kebaikan bersama. Jangan sampai muncul kluster baru Covid-19 dari kerumunan masyarakat," ungkap Kapolres Blora.

Untuk diketahui kegiatan yang digelar di desa Kajengan kecamatan Todanan tersebut ternyata tidak mempunyai ijin, dan akhirnya petugas gabungan menghentikan dan membubarkannya.

"Setelah kita lakukan diskusi dan edukasi kepada panitia, akhirnya panitia sepakat untuk menghentikan pentas barongan tersebut," tandas AKBP Wiraga Dimas Tama.

Lebih lanjut Kapolres, menjelaskan bahwa  selama masih dalam suasana pandemi Covid-19, ia meminta agar warga bisa menahan diri. Jangan sampai dengan adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan malah akan memunculkan kluster baru Covid-19.

"Mari kita berkaca pada negara India. Jangan sampai Covid-19 melebar luas seperti di India gara gara kita teledor akan disiplin protokol kesehatan," pungkas Kapolres Blora.

Suwanto, (25) salah satu penitia kegiatan, meminta maaf dan menerima jika kegiatan harus dihentikan. Ia mengaku sebenarnya telah berusaha menerapkan protokol kesehatan, namun tak diduga penonton yang datang ternyata banyak hingga akhirnya menimbulkan kerumunan.

"Kami mewakili panitia mohon maaf, kami tidak menyangka akan terjadi kerumunan seperti ini. Dan kami bisa menerimanya, selanjutnya untuk panggung dan tratak akan kita bongkar. Kami mohon maaf pak," kata Suwanto.

Sementara itu, Camat Todanan Edi Widayat,S.Pd,M.Kes menyampaikan kepada warga, khususnya panitia. Agar kejadian seperti ini tidak terulang. Karena mengumpulkan orang banyak apalagi hingga terjadi kerumunan sangat rawan sekali menjadi sarana penularan Covid-19. Camat Todanan berpesan, setiap ada kegiatanmasyarakat agar selalu dikoordinasikan dengan pihak Kecamatan, Polsek ataupun Koramil Todanan.

"Masih dalam situasi pandemi, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Karena rawan penularan Covid-19," kata Camat Todanan.


Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Wakapolres Blora pimpin Apel pagi, ingatkan Kewaspadaan Pasca Lebaran

BLORA - Wakapolres Blora Polda Jawa Tengah Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si mengingatkan anggota agar meningkatkan kewaspadaan pasca lebaran 2021. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi anggota, Jumat, (14/05/2021) di halaman belakang Mapolres Blora.

Wakapolres Kompol Rubi mengucapkan Selamat Lebaran untuk seluruh anggota, serta menyampaikan  permintaan maaf lahir batin kepada seluruh anggota. Dihadapan para Pejabat Utama, Para Perwira dan Anggota, Wakapolres menekankan menyikapi data yang sudah masuk dimana ada banyak warga pendatang dikabupaten Blora. Agar seluruh Polsek jajaran di 16 kecamatan meningkatkan kesiapsiagaan, baik untuk antisipasi gangguan kamtibmas ataupun antisipasi penularan Covid-19.

"Alhamdulilah Malam Takbir hingga pelaksanaan Sholat Ied dan Perayaan Hari Kenaikan Isa Al Masih di Blora aman, namun demikian pasca lebaran kita tidak boleh lengah. Kita harus selalu siap siaga," kata Wakapolres Blora.

Wakapolres menekankan, salah satu yang perlu diwaspadai adalah penyebaran Covid-19. Menyikapi banyaknya warga pendatang, Wakapolres mengingatkan seluruh anggota terutama Bhabinkamtibmas agar aktif dalam kegiatan PPKM Mikro di desa atau kelurahan masing masing dengan tujuan untuk memantau dan mendata warga pendatang.

"Untuk anggota, terutama Bhabinkamtibmas jalin sinergi dengan Babinsa, Kepala Desa dan Instansi terkait untuk terus menegakkan kegiatan PPKM Mikro dengan tujuan utama untuk meminimalisir penyebaran Covid-19," tandas Kompol Rubi.

Terpisah, Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH mengingatkan kepada anggota terutama yang tergabung dalam tugas Penyekatan OKC 2021 di perbatasan Cepu dengan Jawa Timur, agar selalu jaga kesehatan dan melaksanakan tugas dengan tegas namun tetap humanis.

"Untuk yang jaga di pos perbatasan, selalu jaga kesehatan. Laksanakan tugas dengan tegas namun tetap humanis. Karena bisa jadi pasca lebaran masih ada warga yang akan mudik," pungkas AKP Agus Budiana. 


Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Gelar Open House Virtual, Bupati Sapa Masyarakat Dan Perangkat Daerah Secara Daring

BLORA - Perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H yang merupakan lebaran pertama di masa kepemimpinan H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dengan Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dilaksanakan secara daring dengan menggelar Open House Virtual. Hal ini dilakukan karena Blora masih dalam kondisi pandemi Covid-19 sehingga tidak memungkinkan melaksanakan open house secara luring.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Open House Virtual digelar Bupati di Pendopo Rumah Dinasnya, didampingi istri Hj. Ainia Shalichah, S.H, M.Pd.AUD, M.Pd.BI, serta Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., bersama suaminya.

Satu persatu masyarakat, jajaran Forkopimda, dan perangkat daerah mulai Kepala OPD, Camat, hingga tokoh agama disapa oleh Bupati dengan menyaksikan video wall yang terpasang di Pendopo rumah dinasnya.

"Assalamu'alaikum, selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H untuk seluruh warga Blora dimanapun berada. Saya secara pribadi maupun atas nama Pemkab Blora mohon maaf lahir batin. Kali ini kita belum bisa melaksanakan open house langsung, belum bisa makan opor ayam rame-rame karena masih kondisi pandemi. Sehingga silahturahminya kita gelar secara virtual. Semoga ini menjadi tahun terakhir kita berlebaran seperti ini, mari kita berdoa bersama agar tahun depan semuanya sudah normal kembali, aamiin," ucap H. Arief Rohman.

Bupati berdialog dengan peserta open house virtual menggunakan aplikasi zoom meeting yang disediakan. Acara juga disiarkan secara live streaming di akun Prokompim Blora dan Dinkominfo Blora.

"Alhamdulillah ternyata banyak yang antusias mengikuti open house virtual. Selain perangkat daerah, banyak juga masyarakat yang ikut. Bahkan tadi ada salah satu perantau Blora yang ada di Bali, asli Ngawen, tidak bisa mudik, saya lupa namanya. Dia kangen sate Blora. Kita berikan suntikan semangat agar sabar dan kedepan bisa pulang kampung saat semuanya sudah kondusif. Tadi juga ada perwakilan pemuda Desa Megeri yang minta diberikan arahan kegiatan karang taruna," tambah Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., selain mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 H, juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan perangkat daerah untuk bersatu bahu-membahu mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati, guna Sesarengan mBangun Blora.

"Lewat momentum yang suci ini, kami ingin mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama Sesarengan mbangun Blora dengan Pak Bupati agar kedepan wilayah kita semakin maju unggul dan berkah," ungkap Tri Yuli Setyowati.

Di sisi lain, Kepala Dinkominfo Blora, Drs. Sugiyono, M.Si, juga  mengikuti open house virtual dari rumah bersama istri juga menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan pembangunan Blora. Terlebih saat kondisi pandemi seperti ini yang menuntut peningkatan pemanfaatan teknologi dan informasi.

Kemudian, Sugino, salah satu influencer penggiat instagram @infolokerblora yang juga ikut open house virtual menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada Bupati dan Wakil Bupati.

"Terimakasih Pak Bupati beserta istri, dan Bu Wakil Bupati beserta suami yang telah memberikan kesempatan berdialog secara virtual seperti ini di momentum lebaran. Ini sebuah keterbukaan yang bagus untuk Blora. Kami dari @infolokerblora siap mendukung program-program Pak Bupati dan Bu Wakil, khususnya dalam pengurangan angka pengangguran. Kita ingin agar Dinas Perinaker bisa menjalin kerjasama dalam hal pengumuman lowongan pekerjaan agar warga Blora yang nganggur bisa dapat pekerjaan," harapnya.

Dialog open house virtual pun berjalan lancar dan hangat mulai 14:00 WIB hingga 15:30 WIB. Banyak masukan yang diberikan untuk Blora kedepan, dan ditutup dengan closing statemen dari Bupati.


Humas Setda
Share:

Kamis, 13 Mei 2021

Jelang Malam Lebaran, Hingga Pelaksanaan Shalat Id Di Blora Aman dan Kondusif

BLORA - Malam takbiran dan pelaksanaan ibadah sholat Idul Fitri 1442 H di kabupaten Blora berjalan aman, lancar dan kondusif. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK, Kamis, (13/04/2021).

Dalam pengamanan malam takbiran hingga pelaksanaan ibadah Shalat Id Polres Blora bersinergi dengan Kodim 0721 dan instansi terkait lainnya melaksanakan pengamanan maksimal. Bahkan Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK bersama Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE,MM terjun langsung memantau situasi di perbatasan Cepu - Jawa Timur.

"Alhamdulilah situasi di Blora hingga saat ini aman dan kondusif. Tidak ada laporan yang masuk kaitannya gangguan kamtibmas yang menonjol," kata Kapolres Blora.

Selanjutnya Kapolres Blora mengungkapkan bahwa pelaksanaan perayaan Idul Fitri 1442 H ini berbarengan dengan Hari Kenaikan Isa Al Masih. Kapolres berpesan agar seluruh masyarakat menjaga kerukunan dan toleransi.

"Selain pengamanan ibadah Sholat Idul Fitri hari ini petugas gabungan juga melakukan pengamanan di gereja gereja," lanjut Kapolres Blora.

Masih tambah Kapolres, kegiatan pengamanan dan penjagaan tempat ibadah dilakukan serentak oleh Polsek jajaran di 16 kecamatan di Kabupaten Blora, tentunya bersinergi dengan TNI dan instansi terkait lainnya.

"Selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas,  pengamanan sekaligus dilakukan untuk antisipasi kerumunan masyarakat yang dikhawatirkan akan menimbulkan penularan Covid-19," pungkas Kapolres Blora.


Al-Arief-Hms-ResBla
Share:

Shalat Id Sesuai Prokes, Bupati Ajak Warga Berdoa Untuk Blora

BLORA - Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 01 Syawal 1442 H, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Kamis pagi (13/05/2021) melaksanakan sholat ied di Masjid Agung Baitunnur Alun-alun Blora. Dengan ditemani keluarga, Bupati berjalan kaki dari rumah dinas menuju masjid yang berjarak sekitar 150 meter.

Karena masih dalam kondisi pandemi, pelaksanaan sholat ied pun dilakukan sesuai Protokol Kesehatan (Prokes). Sebelum masuk masjid, dengan menggunakan masker, Bupati dan keluarga di cek suhu badannya dan mencuci tangan. Sedangkan di dalam masjid juga dilakukan pengaturan jarak jamaah.

Bupati Arief dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H kepada seluruh umat muslim, khususnya warga Blora dimanapun berada.

"Atas nama pribadi dan Pemkab Blora kami ucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, mohon maaf lahir batin. Kali ini kita masih harus prihatin karena pademi belum selesai. Mari kita berdoa bersama agar pandemi ini bisa segera hilang dan kita bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala," ucap Bupati.

Pihaknya pun menyarankan agar warga muslim di Kabupaten Blora tidak melakukan open house dan halal bihalal secara pertemuan fisik, cukup dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan bahwa di periode kepemimpinannya kali ini banyak PR yang harus diselesaikan. Utamanya adalah infrastruktur, sehingga dirinya meminta doa restu dan dukungan seluruh warga agar PR besar ini bisa ditangani dengan baik.

"PR kami kedepan sangat banyak, utamanya sektor infrastruktur jalan, ketersediaan air bersih, kemiskinan, dll. Mohon doanya untuk Blora semoga kedepan bisa lebih baik lagi dengan program program kerja yang telah kita susun," tambah Bupati.

Usai sambutan Bupati, dilanjutkan dengan sholat ied berjamaah yang diimami oleh KH. Muharror Ali, Ketua MUI Kabupaten Blora sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Kaliwangan.

Adapun khutbah Idul Fitri disampaikan oleh H. Suhadi, S.Ag, M.Si, selaku Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora. Yang mana dalam khotbah nya menyampaikan rasa syukur atas datangnya hari kemenangan dan mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur dan terus berdoa tanpa mengurangi esensi ibadah seperti halnya saat Ramadhan.

"Terkait pandemi, kita percaya bahwa ini semua adalah ujian dari Allah SWT untuk umat manusia. Kita sebagai insan yang beriman, mari tak henti-hentinya kita berdoa agar pandemi segera sirna. Disamping itu terus mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak, tunda bepergian. Inilah bentuk ikhtiar kita," terang Suhadi.

Turut mendampingi Bupati, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinkominfo dan jajaran takmir Masjid Agung Baitunnur Blora. Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST, MM., juga melaksanakan sholat ied di tempat yang sama
bersama keluarga intinya. 



Humas Setda
Share:

Latest

Sate Blora Juga Disuguhkan di 'Mangkunegaran Makan-Makan' Solo

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kuliner khas Blora, utamanya sate ayam dan kambing ikut tampil di  “Mangkunegaran Makan-Makan”,  yang digelar sel...

Total Pageviews

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labels

Health

SELANJUTNYA »

Lensanow hanyalah rangkaian teks tersusun dengan huruf masakini, hingga jadi terbaik penyusun huruf sedunia.