Senin, 31 Mei 2021

Walaupun ditengah Kawasan Hutan para Rimbawan Tetap laksanakan Upacara Hari Lahirnya Pancasila

REMBANG - Peringatan hari lahirnya Pancasila yang jatuh setiap 01 Juni merupakan sebuah bentuk peringatan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Idiologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Begitu juga bagi rimbawan Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalinanas  mereka yang lagi tugas didalam kawasan hutan tetap melaksanakan upacara Bendera memperingati hari lahirnya Pancasila di petak 56 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Gaplokan kecamatan Japah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Selasa (01/06/2021).  

Asper BKPH Kalinanas Endang Priyono mengatakan bahwa walaupun kita berada di tengah kawasan hutan, kami tetap melakukan upacara hari lahirnya Pancasila. menjaga kawasan hutan dari para pelaku illegal logging adalah tugas utama kami. 

Lanjut Endang, namun sebagai patriot rimbawan idiologi dan dasar negara Pancasila tetap menjadi landasan kami dalam menjalankan tugas sebagai pengamanan hutan.

"Dan juga sebagai insan pancasila yang selalu mengabdi untuk bangsa dan negara lewat dunia tugas masing-masing orang,” Tutur  Endang.

Mereka dengan kidmad dan penuh semangat mengikuti Upacara, walaupun dengan cara sederhana. Ia juga mengapresiasi seluruh Kepala Resor dan Mandor Polter tetap menjalankan upacara ditengah-tengah kawasan hutan Kalinanas, imbuh  Endang.

Sementara itu, mandor Polter Gaplokan Suryanto asal desa Gaplokan mengatakan bahwa kami adalah Rimbawan yang Pancasilais. karena idiologi negara kita harus kita junjung tunggi dan kita pahami bahwa dasar negara kita pancasila itu telah diperjuangkan oleh pendahulu kita yang harus kita hormati dan peringati setiap 01 Juni.

"Disinilah pentingnya pemahaman kepada seluruh masyarakat bahwa idiologi NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara harus terus digaungkan seantero Indonesia agar generasi muda kita tidak terjerumus dengan pemahaman –pemahman radikal yang dapat memecah kesatuan bangsa serta memmbuat gaduh dalam negara kita," tandas Suryanto sambil melanjutkan patroli di petak-petak rawan pencurian.  (Sigit Kaolan/Red)
Share:

Bupati tutup sementara Destinasi Wisata di Rembang


REMBANG - Paska liburan Syawalan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Rembang meningkat usai ditemukannya cluster baru di salah satu panti asuhan di kecamatan Lasem. Karena Pandemi Covid-19 masih belum selesai, sehingga masih perlu tindakan kita untuk mencegah penyebaran covid-19 Di Kabupaten Rembang.

Usai rapat bersama dengan tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Rembang Senin 31 Mei 2021 Bupati Rembang Abdul Hafidz mengintruksikan melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Rembang melalui Kepala Bidang Destinasi Wisata Purwono untuk menutup sementara kepada pengelola destinasi wisata pada Sabtu, Minggu, dan hari libur Nasional.

Mengingat beberapa waktu yang lalu  ini ada cluster baru yaitu cluster disalah satu panti asuhan di kecamatan Lasem  dimana setelah ditelusuri ternyata ada 21  penghuni panti yang positif covid-19. Yang disebabkan adanya pengunjung dari luar daerah yang berkunjung untuk memberikan satunan. Namun ternyata yang bersangkutan membawa virus. dan sekarang sudah kembali ke Daerahnya.

Usai rapat evaluasi dengan  tim Gugus Tugas kabupaten Rembang Bupati Rembang Abdul Hafidz langsung membuat surat edaran penutupan sementara Destinasi wisata di Kabupaten Rembang. Karena  perkembagan covid-19 usai liburan syawalan di Rembang sangat meningkat utamanya di tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Rembang.

Dengan adanya surat edaran bupati Rembang nomor : 400/1160/2021 tentang penutupan sementara tempat wisata di wilayah kabupaten Rembang mulai berlaku 01 Juni  ( hari libur Nasional).

"Destinasi boleh dibuka hanya pada hari senin hingga jum'at atau hari efektif masuk kerja. dengan tetap memperhatikan prokes dan jumlah maksimal pengunjung hanya 30 % saja," jelasnya.

Administratur KPH Mantingan Marsaid yang  baru saja serah terima jabatan mengatakan bahwa kita akan tetap mengikuti anjuran Pemerintah Kabupaten Rembang.

"Tutup sementara, dalam rangka menekan penularan covid-19 di tempat-tempat wisata saat hari-hari libur,” Ujarnya.

Untuk wana wisata Kartini Mantingan kalau pandemi masih berlangsung tentu targetnya tidak akan terpenuhi. Namun kita akan berusaha lewat usaha lain mulai dari Agroforestry dan aset-aset di KPH Mantingan.

'Namun kita harus kompak dan kerjasama untuk bahu membahu dalam bekerja sama agar target KPH Mantingan untuk tahun 2021 tidak minus tetapi menjadi surplus,” tandas Marsaid. (HR/Red).

Share:

Bupati Apresiasi Kesiapan IAIN Pekalongan Bantu Pembangunan Blora

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, pada Senin pagi (31/05/2021) melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama memorandum of understanding (MoU) tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Blora dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan. 

Bertempat di ruang rapat Bupati, penandatanganan MoU tersebut dilakukan dengan Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. Disaksikan para Wakil Rektor IAIN Pekalongan, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Plt. Kepala BKD, perwakilan Dinas Pendidikan, Bappeda, BPPKAD, Bagian Pemerintahan dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Blora.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Rektor IAIN Pekalongan yang berkenan hadir ke Kabupaten Blora dan bersedia untuk membantu pembangunan Blora kedepan.

“Terimakasih, maturnuwun Mas Rektor Zaenal Mustakim. Beliau ini putra daerah asli Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo. Jadi ini pulang kampung sekaligus pengen membantu kita membangun Blora, Sesarengan mBangun Blora. Berawal dengan pertemuan bulan Maret lalu, kini kita lanjutkan dengan penandatanganan MoU,” ucap Bupati.

Bupati Blora  menyampaikan kondisi yang sedang dialami Kabupaten Blora saat ini. Diantaranya masih tingginya angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang minus dampak pandemi Covid-19. Pihaknya ingin IAIN Pekalongan bisa ikut ambil bagian untuk penanganan hal tersebut.

“Peningkatan SDM menjadi salah satu kunci penanggulangan kemiskinan. Syukur kalau nanti IAIN Pekalongan bisa memberikan beasiswa kuliah untuk anak Blora, teknisnya siap kita diskusikan bersama. Termasuk kemungkinan membentuk Desa Binaan dan pelaksanaan KKN Tematik,” terang Bupati.

Karena Rektor IAIN asli Desa Sidomulyo, Bupati lantas ingin menjadikan Sidomulyo sebagai Desa Binaan IAIN Pekalongan.

“Desa nya Mas Rektor mungkin bisa menjadi percontohan dahulu. Bersama Desa Sembongin dan Desa Plosorejo, kebetulan para pembantu rektornya ini juga berasal dari kedua desa ini. Jika nanti berhasil akan bisa direplikasi di desa-desa lainnya,” tandas Bupati.

H. Arief Rohman  kemudian menyampaikan bahwa belum lama ini juga ada MoU dengan UIN Walisongo Semarang, kemudian UT Semarang, PEM Akamigas Cepu, yang semuanya ingin membantu kita dalam menyukseskan pembangunan SDM.

“Sabtu kemarin juga kita bertemu dengan Forum Dosen asli Blora dari UNY, Undip, UNESA, Unnes, dll. Pemberian beasiswa juga terus kita upayakan agar program kami Satu Desa Dua Sarjana bisa berjalan. Dengan IAIN Pekalongan ini kita ingin rintis juga kerjasama beasiswa kuliah untuk warga kurang mampu dan penghafal Al-Quran,” pungkas Bupati.

Adapun Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. menyatakan kesiapannya untuk membantu Kabupaten Blora, Sesarengan mBangun Blora.

“Bersama Mas Bupati Arief inshaAllah kami siap membantu Blora. Dengan adanya MoU ini, maka akan menjadi dasar kami untuk melangkah, membahas bentuk kerjasama yang bisa dilakukan. Kemungkinan kerjasama membantuk Desa Binaan, beasiswa hingga KKN Tematik bisa kita lakukan,” ujar Zaenal Mustakim.

Menurut calon Profesor ini, Blora sebagai tanah kelahirannya punya banyak potensi yang bisa dikerjakan untuk peningkatan Sumber Daya Manusianya.

Usai penandatanganan MoU, dilanjutkan tukar menukar cindera mata dan dialog teknis tentang beberapa poin kemungkinan kerjasama yang akan dilakukan dengan dinas atau OPD teknis. (Redaksi)
Share:

Antisipasi Kluster Pasar, Tim Gabungan secepatnya Test PCR Swab di Pasar Tradisional Medang

BLORA - Berbagai kegiatan terus dilakukan oleh petugas gabungan di kabupaten Blora untuk memutus penyebaran Covid-19. Salah satunya yang dilakukan oleh petugas gabungan Polsek Blora Polres Blora Polda Jawa Tengah bersama Koramil 01 Kodim 0721/Blora dan Tim Jogo Tonggo Serta petugas medis Puskesmas Medang, Senin, (31/05/2021) melaksanakan Test PCR Swab di lingkungan Pasar Tradisional Medang.

Test PCR dilakukan menindaklanjuti ditemukannya pedagang yang positif Covid-19. Dan untuk mencegah meluasnya wabah tersebut petugas gabungan segera melakukan Testing, Tracing dan Treatment. Test PCR dilakukan terhadap 14 pedagang dan hasilnya akan keluar dua atau tiga hari kedepan.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Blora AKP Joko Priyono,SH mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan utama untuk memutus penyebaran Covid-19. Dengan segera dilakukan 3 T sehingga penularan bisa segera diantisipasi.

"Petugas gabungan segera melakukan 3 T, harapannya tidak muncul kasus kasus yang lain," kata AKP Joko Priyono.

Mantan Kapolsek Ngawen ini mengimbau kepada warga, agar tak bosan untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas, karena pandemi Covid-19 masih ada.

"Jangan pernah kendor dalam protokol kesehatan, minimal 5 M harus kita perhatikan. Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas," pungkas Kapolsek Blora. (HR/Red)
Share:

Minggu, 30 Mei 2021

Pendonor Darah di PMI Blora menurun, ada apakah ?

BLORA - Musim pandemic Covid-19 dituntut imun kuat sehingga harus tetap memelihara kesehatan, untuk itu karyawan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung bekerjasama dengan PMI Blora, Karyawan Perhutani Randublatung melakukan Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Blora lakukan donor darah, Senin (31/05/2021).

Donor darah tersebut dilakukan di lobi kantor Perhutani KPH Randublatung yang diikuti oleh segenap pejabat Perhutani Randublatung,  karyawan dan masyarakat sekitar,  telah terkumpul 46 kantong darah dari berbagai golongan.

Dilakukan kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kesehatan karyawan,  juga  merupakan wujud kepedulian karyawan Perhutani KPH Randublatung untuk  membantu dan menjaga stok darah di PMI Blora dalam masa pandemic Covid-19 saat ini.

Administratur Perhutani KPH Randublatung Dewanto menyampaikan bahwa di masa pandemic  ini karyawan Perhutani harus sehat, salah satunya adalah dengan melakukan donor darah secara rutin, di samping itu untuk kepedulian sesasama manusia.

“Ini adalah bentuk kepedulian karyawan perhutani KPH Randublatung dalam membantu sesama  dimasa pandemi Covid-19, donor darah ini disamping untuk membantu dan menjaga stok darah di PMI juga untuk menjaga kesehatan para karyawan, semoga dengan adanya kegiatan ini karyawan perhutani selalu sehat dan stok darah di PMI selalu tersedia untuk yang sedang membutuhkan,” Ujar Dewanto.

Sementara itu, dr. Zainul Mutaqin selaku koordinator pelaksanaan donor darah PMI cabang Blora menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Randublatung yang telah melakukan kegiatan donor darah bersama,  karena saat ini masyarakat yang membutuhkan darah cukup banyak, sedangkan di masa pandemic Covid-19 jumlah pendonor menurun.
 
“Kami sangat  mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Perhutani Randublatung, ini sangat membantu sekali kepada PMI,  Dimasa Pandemi ini jumlah pendonor darah agak menurun, sedangkan masyarakat yang membutuhkan cukup banyak, atas nama PMI kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Randublatung, semoga apa yang kita lakukan ini menjadikan amal ibadah kita semua," pungkas dr. Zainul.

Harapannya ada instansi pemerintah, swasta yang lain  mau kerjasama dengan PMI Blora, untuk donor darah, termasuk komunitas yang berkenan donor darah, disilahkan, datang ke PMI (Barat RSU Blora) Jl.dr.Sutomo. (Redaksi)
Share:

Kabag Sumda Polres Blora Tegaskan Anggota Harus ikuti Prokes

BLORA - Menyikapi kenaikan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora. Kabag Sumda Polres Blora Polda Jawa Tengah Kompol Sunarso,SH,MH menegaskan disiplin protokol kesehatan (Prokes) kepada anggota Polres Blora, Senin, (31/05/2021) ketika  memimpin apel pagi dihalaman belakang Mapolres Blora.

Hadir dalam apel tersebut Wakapolres Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si, Pejabat Utama Polres Blora serta anggota dan PNS Kepolisian Resor (Polres)  Blora.

Kabag Sumda Kompol Sunarso menyampaikan bahwa sesuai dengan instruksi Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK, Polres Blora selaku aparat keamanan saat ini mempunyai dua misi yaitu misi menjaga kamtibmas dan misi pencegahan Covid-19.

"Selain tugas pokok melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan menjaga Kamtibmas yang kondusif. Saat ini anggota Polri harus aktif dalam tugas kemanusiaan penanganan Covid-19," jelas Kabag Sumda Polres Blora.

Lebih lanjut, Kabag Sumda membeberkan bahwa dalam pelaksanaan tugas di lapangan, anggota harus betul - betul menerapkan protokol kesehatan.

"Selain untuk antisipasi diri sendiri, anggota Polri harus bisa menjadi pelopor atau penggerak disiplin protokol kesehatan," tandas Kabag Sumda.

Masih tambah Kompol Sunarso, menyikapi lonjakan kasus Covid-19 yang ada di kabupaten Kudus. Kabag Sumda  meminta kepada Polsek jajaran agar betul - betul memantau setiap kegiatan masyarakat, terutama yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Untuk Polsek Jajaran, betul betul dipantau kegiatan di wilayah masing masing. Jalin sinergi yang baik dengan Koramil, Kecamatan, serta unsur terkait lainnya, jangan sampai muncul Kluster baru Covid-19 seperti di kabupaten Kudus," pungkas Kabag Sumda. (LOS/Red)
Share:

Sudahkah Dana Desa Tepat Sasaran ?!? Ini Ciri-Cirinya

INDONESIA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar juga mewanti-wanti aparat desa agar tidak menyelewengkan anggaran desa.

“Karena apa? Apapun yang namanya korupsi akan berhadapan dengan hukum, sudah itu prinsipnya,” tegasnya.

Lengkapnya, berikut ini ciri-ciri penggunaan anggaran desa yang tidak efektif dan tidak transparan:

1. Tidak ada papan proyek.

2. Laporan Realisasi sama persis dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

3. Pengurus Lembaga Desa berasal dari keluarga Kades semua.

4. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mati Kiri alias pasif atau makan gaji buta.

5. Kepala Desa memegang semua uang, bendahara hanya berfungsi di bank saja.

6. Perangkat Desa yang jujur dan vocal biasanya ‘dipinggirkan’.

7. Banyak kegiatan terlambat pelaksanaanya dari jadwal, padahal anggarannya sudah tersedia.

8. Peserta Musyawarah desa hanya sedikit. Orang yang hadir dari tahun ke tahun hanya itu-itu saja.

9. Badan Usaha Milik desa (Bumdes) tidak berkembang.

10. Belanja barang atau jasa di monopoli Kades.

11. Tidak ada sosialisasi terkait kegiatan kepada masyarakat.

12. Pemerintah desa marah ketika ada yang menanyakan anggaran kegiatan dan anggaran desa.

13. Kepala desa dan perangkat dalam waktu singkat, mampu membeli mobil dan membangun rumah dengan harga atau biaya ratusan juta. Padahal sumber penghasilan tidak sepadan dengan apa yang terlihat sebagai pendapatannya. (Redaksi)

Jangan Takut Bersuara Kebenaran ✊ Laporkan !!!
Share:

Teknologi Tepat Guna yang diinginkan Petani Padi

Mesin Pemanen Padi  foto:portal.com

INDONESIA - Teknologi tepat guna merupakan istilah yang menggambarkan penerapan suatu jenis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Karakteristiknya yaitu terdesentralisasi, berskala kecil, hemat energi, dan berkaitan dengan kondisi lokal. Teknologi tersebut dirancang dan diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia agar lebih mudah sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.

Teknologi tepat guna pada umumnya menghubungkan teknologi tradisional dengan teknologi modern. Hal ini dilakukan supaya masyarakat bisa beradaptasi dengan mudah dalam menggunakannya, khususnya teknologi tepat guna di bidang pertanian. Saat ini, petani Indonesia lebih terbiasa menggunakan teknologi tradisional dalam kegiatan sehari-hari.

Namun, perkembangan teknologi yang semakin pesat memaksa petani untuk belajar lebih cepat pula dalam menggunakan teknologi tepat guna yang lebih modern walaupun sosialisasi mengenai teknologi tepat guna belum dilaksanakan secara merata. Selain itu, orang yang tertarik mengembangkan sistem pertanian, baik dari segi pemasaran maupun pengembangan teknologi tepat guna, juga ikut serta dalam modernisasi alat pertanian agar lebih tepat guna.

Salah satu pertanian yang banyak digeluti oleh para petani Indonesia adalah pertanian padi. Nah, apa saja teknologi tepat guna yang dibutuhkan oleh petani padi Indonesia saat ini? Yuk, langsung saja simak uraian berikut ini.

1. Teknologi Tanam Padi

Pertanian Indonesia yang sangat luas dan beragam bentuk lahannya mengharuskan petani ikut serta dalam menggunakan mesin tanam padi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lahan. Penerapan traktor penanam padi yang berukuran cukup besar dan berat di daerah pertanian yang datar dan luas dapat dilakukan dengan mudah dan efisien.

Namun, teknologi tersebut tidak berguna jika diterapkan di daerah pegunungan dengan kondisi sawah yang umumnya sempit dan bertingkat. Inovasi teknologi tepat guna untuk penanaman padi di wilayah pegunungan harus sesuai dengan kondisi alatnya yaitu dengan ukuran yang lebih ramping dan ringan agar petani tidak mengalami kesulitan dalam memindahkan alat.

2. Teknologi Membajak

Saat ini, sudah ada beragam teknologi atau mesin traktor untuk membajak yang biasa digunakan oleh petani, baik di lahan yang landai maupun lahan pegunungan. Teknologi ini sangat dibutuhkan oleh petani, khususnya petani milenial (muda) yang identik dengan kemudahan dan pekerjaan ringan. Selain itu, teknologi tersebut bisa mempercepat usaha pertanian padi dibandingkan dengan kegiatan membajak manual (mencangkul).

Kegiatan membajak yang lebih cepat dan ringan akan membuat petani Indonesia bisa mengerjakan hal-hal produktif lainnya. Dengan begitu, kesejahteraan petani pun ikut naik seiring dengan penambahan penghasilan.

3. Teknologi Penebar Pupuk

Pertanian saat ini lebih akrab dengan penebaran pupuk secara manual. Biasanya, penyebaran pupuk tidak merata dan sering kali hanya mengumpul di satu bagian. Oleh karena itu, penggunaan teknologi penebar pupuk akan sangat membantu petani dalam menyebarkan pupuk lebih cepat dan lebih merata. Hal ini bisa membuat pertumbuhan dan produksi buah pada padi lebih optimal.

Kegiatan penebaran pupuk yang lebih cepat juga akan menambah produktivitas petani. Namun, teknologi tersebut harus sesuai dengan kebutuhan petani, baik di lahan pegunungan maupun lahan datar yang luas. Teknologi penebar pupuk yang menggunakan tenaga baterai yang berkapasitas besar juga akan mempercepat kegiatan pemupukan.

4. Teknologi Pemanen Padi

Kegiatan panen padi juga sangat banyak menyita waktu dan tenaga petani sehingga dibutuhkan solusi teknologi pemanenan yang lebih mudah. Teknologi pemanenan padi (harvester) yang biasanya berbentuk traktor dengan ukuran yang cukup besar, memerlukan pengembangan lebih lanjut agar bisa digunakan secara maksimal juga di lahan pegungunan.

Hasil akhir dari pemanenan padi yang menggunakan teknologi tersebut sebaiknya berbentuk bulir-bulir padi yang sudah dirontokkan dari batangnya. Dengan begitu, pekerjaan panen menjadi lebih cepat, mudah, dan hemat. Pemanenan secara manual membutuhkan banyak tenaga kerja dan waktu.

5. Teknologi Penggiling Padi Sederhana

Padi yang sudah dipanen dan mengering biasanya akan digiling untuk mengupas kulit-kulitnya. Proses penggilingan biasanya menggunakan mesin yang besar dan tertanam pada suatu tempat tertentu. Nah, teknologi penggilingan padi yang lebih sederhana dan lebih irit dibutuhkan oleh petani agar bisa menghemat biaya penggilingan padi dan memproduksi beras yang nyatanya lebih menguntungkan dibandingkan dengan penjualan gabah.

Nah, itu dia teknologi tepat guna yang dibutuhkan oleh petani padi. Tentu teknologi tersebut bisa mempermudah dan mempercepat kegiatan pertanian di Indonesia. Teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk mencapai nawacita untuk menjadi lumbung pangan dunia di masa depan.

Apakah teknologi tersebut sudah cukup menurut Anda? Silahkan tulis pendapat Anda di kolom komentar ya.

Source:

https://paktanidigital.com/artikel/teknologi-petani-padi/#.YLNo0Lczbc
Share:

Polwan Cantik Polres Blora Patroli Diakhir Pekan, Sampaikan Imbauan Kamtibmas

BLORA - Satu regu anggota Polisi Wanita, (Polwan) Polres Blora Polda Jawa Tengah menggelar patroli dialogis di Kawasan Alun Alun Kabupaten Blora dan Lapangan Kridosono Blora, Minggu, (30/05/2021).

Tidak mengenal libur ataupun tanggal merah, Kepolisian sebagai aparat penjaga keamanan diwajibkan untuk selalu siap siaga dalam melaksanakan tugas. Tidak hanya Polisi laki laki, bahkan polisi wanita (Polwan) pun diharuskan untuk ikut berperan aktif menjaga kamtibmas.

Patroli difokuskan pada lokasi keramaian masyarakat tepatnya di Kawasan Alun alun dan lapangan Kridosono, dimana setiap hari  Minggu atau hari libur ramai dikunjungi warga untuk melaksanakan olahraga pagi, ataupun sekedar menikmati kuliner pagi sambil refreshing.

Untuk antisipasi itulah, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menerjunkan tim patroli Polwan untuk menjaga kondusifitas wilayah disaat akhir pekan ataupun saat hari libur tanggal merah. Adapun selain untuk antisipasi gangguan Kamtibmas, kehadiran Polwan di tengah tengah masyarakat adalah untuk menyampaikan imbauan protokol kesehatan, apalagi masih dalam suasana pandemi Covid-19.

"Sasaran itu adalah kerumunan masyarakat, dimana kita imbau agar selalu membiasakan 5M. Yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, serta menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," ucap Kapolres Blora melalui senior Polwan Iptu Lilik Widiastuti,SH.

Lebih lanjut Polisi Wanita yang hobi olahraga bersepeda ini menambahkan bahwa, patroli Polwan rutin dilakukan selain untuk menjalin kemitraan sekaligus mengajak warga agar mau dan sadar untuk disiplin protokol kesehatan.

"Ingat, pandemi Covid-19 masih mengancam, untuk itu kita wajib menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam kehidupan," tandas Iptu Lilik.

Sementara itu, Bambang, salah satu pedangan kaki lima asal kecamatan Jepon, yang biasa mangkal di kawasan lapangan Kridosono Blora, mengaku senang dengan adanya patroli Polwan tersebut, selain merasa aman dari kriminalitas, kami juga lebih tenang dengan diterapkannya protokol kesehatan.

"Terima kasih ibu - ibu Polwan sudah patroli memberikan imbauan protokol kesehatan," kata Bambang. (HW/Red)
Share:

Inilah Tren Perkembangan Teknologi Terbaru 2021

5G in life in 2021

INDONESIA - Di era saat ini teknologi memegang peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia, kegiatan sehari-hari tidak lepas kaitannya dengan bantuan teknologi hal ini menjadi acuan dalam memajukan peradaban manusia dari cara berpikir maupun dalam menghadapi segala permasalahan, dan untuk mengasah pola pikir yang lebih abstrak dan kompleks agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

Dilansir dari laman The Teach Learn  ada beberapa teknologi yang menjadi tren dari perkembangan teknologi baru di tahun 2021, berikut rangkumannya:

Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning

Kita sudah tidak asing dengan istilah Artificial Intelligence atau yang biasa disebut dengan istilah kecerdasan buatan. AI sudah dikenal karena berbagai inovasi kecerdasan buatan yang mumpuni, serta memiliki potensi untuk merevolusi setiap aspek dalam kehidupan sehari-hari seperti pekerjaan, mobilitas, bidang kedokteran, ekonomi dan komunikasi. Selain itu AI juga berperan penting di segala bidang industri, bisa mendeteksi dokumen palsu hingga pengolahan data, sedangkan Machine Learning merupakan cabang pengaplikasian dari AI yang dimana Machine Learning lebih berfokus pada pengembangan sebuah sistem yang cakupannya tidak jauh berbeda dengan AI seperti pengenalan gambar dan mendeteksi terjadinya kecurangan sistem maupun data yang palsu. Namun sebelum mengeluarkan hasil data machine learning membutuhkan bahan awal untuk dipelajari.

 Otomatisasi Proses Robotik (RPA)

Sama seperti AI dan machine learning, RPA adalah perangkat lunak yang bisa membantu tugas-tugas dasar manusia agar lebih terstruktur. Contohnya adalah dalam memproses invoice, mengisi pembagian kerja bagi karyawan  dan operator akan memasukan data ke dalam sistem IT sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun dengan adanya RPA bukan berarti untuk mengantikan peran manusia tetapi lebih membantu pekerjaan agar bisa lebih efektif. Menurut buku Tech Trends in Practice karya Bernard Marr Otomatisasi Proses Robotik atau RPA termasuk ke dalam 25 besar dari tren teknologi terbesar yang akan mengubah pada dekade berikutnya.

Teknologi Jaringan 5G

Saat ini jaringan 5G sangat berperan penting dalam mendorong kemajuan teknologi Artificial Intelligence, selain kecepatan jaringan yang didukung dari teknologi 5G, juga mendukung perkembangan dunia industri dalam menciptakan sebuah inovasi baru dan implikasi bisnis untuk penggunaan tampilan 3D, Manfaat teknologi 5G lainnya adalah adanya teknologi smarter homes and cities. 5G merupakan  generasi kelima jaringan data nikrabel yang kecepatannya melebihi dari jaringan 4G maupun 3G dengan koneksi yang stabil dan memiliki  kemampuan diantaranya bandwidth yang tinggi (kecepatan internet), dan tingkat delay jaringan yang rendah.

Keamanan siber

Keamanan siber adalah teknologi terbaru lainnya dalam ilmu komputer. Dengan meningkatnya kejahatan dunia maya, perlunya peningkatan keamanan siber untuk menjaga dari tindakan peretasan seperti data maupun dokumen  penting  bisa bocor. Di masa mendatang, ini akan menjadi salah satu teknologi yang paling populer yang kaitannya di bidang Information Technology  dalam meningkatkan sistem keamanan dari data yang dijaga kerahasiaannya.

 Source:

https://mtp.co.id/project/manfaat-robotic-process-automation-bagi-perusahaan/

https://www.knic.co.id/id/manfaat-teknologi-5g-bagi-industri

https://www.thetechlearn.com/latest-technology-trends/

https://www.youtube.com/watch?v=HcqpanDadyQ

Oleh: Nerissa Andria Karina – Politeknik Harapan Bersama Tegal

Diposkan Pada 17/03/2021 Oleh Faur Rasid

Gambar Ilustrasi oleh Nerissa Andria Karina

Share:

Latest

Sate Blora Juga Disuguhkan di 'Mangkunegaran Makan-Makan' Solo

  𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Kuliner khas Blora, utamanya sate ayam dan kambing ikut tampil di  “Mangkunegaran Makan-Makan”,  yang digelar sel...

Total Pageviews

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Labels

Health

SELANJUTNYA »

Lensanow hanyalah rangkaian teks tersusun dengan huruf masakini, hingga jadi terbaik penyusun huruf sedunia.